Neon Box Bank Danamon

Neon Box Bank Danamon

Chico Advertising adalah salah satu Pembuat Neon Box bank danamon, Workshop Pembuatan Neon Box Bank Danamon di Jakarta, Supplier Jasa Neon Box Bank Danamon di Jakarta, Tempat Bikin Neon Box Bank Danamon di Jakarta, Toko Jual Neon Box Bank Danamon di Jakarta,  yang kami kerjakan, yang berlokasi di daerah jakarta, Lokasi Yang kami layani antara lain, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Depok, Tangerang, Bekasi, Bogor.

Contoh Neon Box di Jakarta

neon box bank danamonNeon Box Bank Danamon – Rangka Hollow 30x30mm, Back panel Plat Alumunium, Frame Plat Alumunium, Lampu Tl. 36 Watt, Balast 36 Watt, Visual Flexi Backlite Finish Cutting Sticker, Ornament Alumunium Composite Panel Merk Seven

Model Neon box Bank Danamon – Dengan adanya ornamen pada Neon box Bank Danamon ini semakin mempercantik tampilan neon box tersebut, Ini adalah salah satu kelebihan para jasa Pembuatan Neon box di Jakarta yang dapat memproduksi neon box dengan mengkombinasikan berbagai macam material menjadi satu dan menghasilkan tampilan yang menarik.

Kami Chico Advertising menyediakan jasa Design Neon Box di Jakarta, Materi Design dapat di kirim melalui email kami di chicoadv1@gmail.com

Sejarah Bank Danamon Menurut Wikipedia

Bank Danamon didirikan pada tanggal 16 Juli 1956 dengan nama PT Bank Kopra Indonesia[2]. Pada tahun 1976 nama bank ini berubah menjadi PT Bank Danamon Indonesia[2]. Bank ini menjadi bank pertama yang memelopori pertukaran mata uang asing pada tahun 1976[2] dan tercatat sahamnya di bursa sejak tahun 1989[2].

Pada tahun 1997, sebagai akibat dari krisis finansial di Asia, Bank Danamon mengalami kesulitan likuiditas dan akhirnya oleh pemerintah ditaruh di bawah pengawasan BPPN atau Badan Penyehatan Perbankan Nasional (dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan nama IBRA) sebagai Bank yang diambil alih Pemerintah (BTO – Bank Take Over)[2]. Pada tahun 1999, pemerintah melalui BPPN melakukan rekapitalisasi Bank Danamon sebesar Rp 32 miliar dalam bentuk Surat Hutang Pemerintah (Government Bonds). Pada tahun yang sama, beberapa bank BTO akhirnya digabung menjadi satu dengan Bank Danamon sebagai salah satu bagian dari rencana restrukturisasi BPPN[2].

Neon Box Bank Danamon – Pada tahun 2000, Bank Danamon kembali melebarkan sayapnya dengan menjadi bank utama dalam penggabungan 8 Bank BTO lainnya. Pada saat inilah Bank Danamon mulai muncul sebagai salah satu pilar ekonomi di Indonesia.

Pada 3 tahun berikutnya, Bank Danamon mengalami restrukturisasi besar-besaran mulai dari bidang manajemen, sumber daya manusia, organisasi, sistem informasi, anggaran dasar dan logo perusahaan. Usaha keras yang dilakukan ini akhirnya berbuah hasil dalam membentuk pondasi dan infrastruktur bagi Bank Danamon dalam tujuannya untuk meraih pertumbuhan yang maksimal berdasarkan transparansi kerja, tanggung jawab kepada masyarakat, integritas sebagai salah satu pilar ekonomi di Indonesia dan sikap profesional dalam menjalankan tugasnya sebaga salah satu bank terbesar di Indonesia (atau lebih dikenal dengan istilah TRIP).

Pada tahun 2003, Bank Danamon diambil alih mayoritas kepemilikan sahamnya oleh konsorsium Asia Finance Indonesia[2] — di bawah kendali Temasek Holdings. Dengan hadirnya manajemen baru, maka dicanangkanlah penata ulangan model bisnis dan strategi usaha Bank Danamon dalam usahanya untuk terus melakukan perubahan total dalam disain yang sudah dirancang untuk menjadikan Bank Danamon sebagai salah satu bank nasional terkemuka di Indonesia dan bank pemain utama di kawasan Asia.

Sejak tahun 2008, Bank Danamon yang kemudian dikenal dengan nama Danamon mulai menggerakan masyarakat Indonesia lewat kampanye “Untuk Anda, Bisa”. Bahkan sejak 2010, Danamon meluncurkan program Semangat Bisa. Musim 1 dari Semangat Bisa ditayangkan oleh Trans 7 serta dipandu oleh Pandji Pragiwaksono dan Musim 2 ditayangkan oleh Global TV serta dipandu oleh Soraya Hylmi.