Pembuatan Neon Box ATM BCA

Pembuatan Neon Box ATM BCA

Pembuatan Neon Box ATM BCAPT. Chico Multi Kreasi atau disebut Chico Advertising adalah Perusahaan yang bergerak dibidang Outdoor and Indoor Signage. Chico Advertising berdiri pada tahun 2004, sudah berpengalaman dibidang advertising selama lebih dari 11 tahun. Bersama seiringnya waktu, Chico Advertising selalu melakukan pengembangan secara Internal Management dan Eksternal perluasan Produk dan Client.

Chico Advertising saat ini didukung oleh personil SDM yang berpengalaman dan telah di percaya pembuat media iklan Outdoor maupun Indoor. Chico Advertising juga telah berpengalaman lama dalam mengurus izin lokal baik dalam lokasi pemda ataupun swasta dalam mengurus pajak reklame dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Pembuatan Neon Box ATM BCA –  Dalam membangun kepercayaan dari Client kami, kami terus melakukan upaya optimalisasi pelayanan, dan inovasi produk demi kepuasan pelanggan agar dapat terus dipercaya oleh pasar, client dan konsumen yang telah menggunakan jasa dan layanan kami selama ini.

 Jasa pembuatan yang pernah kami kerjakan Adalah Bank Mandiri, Bank BCA, Bank Danamon, Bank BRI

Sejarah Bank BCA Wikipedia

BANK BCA secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997.

BANK BCA Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara khusus, kondisi ini memengaruhi aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA pada tahun 1998.

Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan Desember 1998, dana pihak ke tiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36 triliun. Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA diserahkan oleh BPPN ke Bank Indonesia pada tahun 2000.

Selanjutnya, BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan publik. Penawaran Saham Perdana berlangsung pada tahun 2000, dengan menjual saham sebesar 22,55% yang berasal dari divestasi BPPN. Setelah Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih menguasai 70,30% dari seluruh saham BCA. Penawaran saham kedua dilaksanakan di bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN mendivestasikan 10% lagi dari saham miliknya di BCA.

Dalam tahun 2002, BPPN melepas 51% dari sahamnya di BCA melalui tender penempatan privat yang strategis. Farindo Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius, memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi finansial.